Minggu, 22 Februari 2026

KEPEMIMPINAN MELAYANI

 

                                                  Basudewa: Kepemimpinan Melayani

                                                                    by : Hening Bulan 


_________________________________ 22 / 02 /2026 _________________________________


Kekuasaan adalah untuk dapat memberi lebih banyak. Ia mau belajar dan bertumbuh dalam pelbagai aspek. Senantiasa menyelaraskan (recalibrating) dirinya terhadap komitmen untuk melayani rakyat.

“Pemimpin yang efektif adalah seorang yang responsif. Selalu tanggap terhadap setiap persoalan, kebutuhan, harapan, dan impian dari mereka yang dipimpin. Selain itu, selalu aktif dan proaktif dalam mencari solusi dari setiap permasalahan yang dihadapi rakyat,” tutur Basuki.

Kepemimpinan efektif dimulai dengan visi yang jelas. Visi ini merupakan sebuah daya atau kekuatan untuk melakukan perubahan sekaligus mendorong terjadinya ledakan kreatifitas yang dasyat melalui integrasi maupun sinergi pelbagai keahlian dari orang-orang yang dipimpinnya.

“Seorang pemimpin adalah inspirator perubahan dan visioner, yaitu memiliki visi jelas rakyat hendak diajak menuju kemana? Dua aspek mengenai visi, yaitu visionary role and implementasi role. Artinya, seorang pemimpin tidak hanya dapat membangun atau menciptakan visi, tetapi memiliki kemampuan untuk mengimplementasikan visi tersebut dalam suatu rangkaian tindakan atau kegiatan yang diperlukan agar tercapai visi itu,” tegas Pudji Dewanto.

Betapapun, pemimpin yang efektif adalah seorang pendamping orang-orang yang dipimpinnya (perfomance coach). Ia menginspirasi, mendorong, dan memampukan anak buahnya dalam menyusun perencanaan kegiatan, target, monitoring, pengendalian, serta mengevaluasi kerja.

Seorang pemimpin tidak cukup hanya memiliki karakter semata, tetapi ia harus memiliki serangkaian metode kepemimpinan agar dapat menjadi pemimpin yang efektif.

Banyak pemimpin memiliki karakter dan integritas seorang pemimpin, tetapi ketika menjadi pemimpin formal, justru tidak efektif karena tidak memiliki metode kepemimpinan yang baik.

Pasangan calon bupati Basudewa (Basuki dan Pudji Dewanto) apa boleh jadi salah satu tolok ukur kecerdasan spiritual kepemimpinan yang melayani (servant leadership)?

Ungkapan pelbagai penilaian dari unsur PNS, profesi, pedagang,  di Bojonegoro yang dihimpun hampir senada mengatakan,“ Basudewa adalah pasangan yang memiliki integritas, terbuka, mampu menerima kritik, rendah hati, dan selalu mengupayakan hal terbaik buat orang lain”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PENA BUKAN SEKEDAR PENA

    PENA KAMI ADALAH SENJATA !! by : Hening Bulan             ______________________________  14 / 04 / 2026 ______________________ Negara I...